#EdisiHariYangCerah

Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang.
Sebiru hati kita bersama disini.
Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman syurga.
Seindah hari kita, walau kita kan terpisah.

*Edcoustic - Sebiru Hari Ini*


Hari ini suasana kota ku cerah sekali. Langit biru berhias awan putih menjadi pemandangan khas yang tidak selalu ada disetiap tempat.
Gunung Singgalang yang ada di belakang kantor ku nampak indah bersanding dengan awan tipis disekitarnya.
Tak ada yang bisa kata yang indah kecuali memanjatkan puji syukur kepada Pemilik nya.
Sangat jauh dengan kepenatan. Udara yang masih segar membuat nafas pun bertambah tenang.
Oh Indahnya Kantor Ku.


Bekerja dengan ditemani pemandangan seindah ini, apalagi yang harus disusahkan.
Kantor ku syurga ku.
Menjadikan kantor tidak hanya sebagai tempat bekerja, tidak hanya sebagai tempat mencari uang.
Tapi menjadikan kantor sebagai wadah mencari keridhoan-NYA.
Semoga saya bisa, anda bisa, dan semua orang di bumi ini bisa meraihnya.


#KeepFighting
#KeepHusnudzon
#EdisiHariYangCera



.

#EdisiMandiri

Hari ini saya ingin mengangkat tema "Mandiri". banyak persepsi mengenai mandiri ini, namun yang jelas bukan 'Mandi Senidiri' yaa..

Ketika orang sibuk mencari seseorang untuk bertumpu, maka kita sibuk ingin menjadi tumpuannya.

Saat orang berusaha mencari-cari seseorang untuk meminta bantuan, maka saatnya kita berusaha menjadi seseorang yang siap membantu.

Orang boleh saja mencari-cari alasan untuk meminta bantuan orang lain. Kita usahakan kalau bukan sudah darurat bin sekarat, tetaplah lakukan apa yang kita bisa. Selagi kita bisa maka kerjakan sendiri.

Kalau dalam bisnis, usahakan tawarkan kerjasama ketika meminta bantuan, terutama bantuan dalam bentuk uang. Dengan begitu kita akan terbiasa dengan kemandirian. Bahasa kerennya tuh Melatih mental mandiri.

Kalau kita ingat-ingat lagi masa kecil kita dulu, rasanya kita begitu mandiri. Apa-apa ingin dikerjakan sendiri, kadang ibu mau bantuin malah merengek buat ngerjain sendiri.

Begitu semangat buat melakukan banyak hal sendiri. Walau tak jarang itu membahayakan diri sendiri.

Persis gambar anak kecil di atas, yang berusaha menaiki tangga tanpa ada penyangga kanan kiri. Dia berani naik sendiri dengan merangkak tanpa minta bantuan ayah atau bundanya minta di gendong naik samapai atas.

Kalau waktu kita kecil aja bisa mandiri, sekarang yakin deh pasti lebih bisa lagi.. ^_^

Sahabat, bukan maksud menggurui atau sok tahu, karena tentu saja saya masih jauh dari kemandirian itu sendiri, saya pun masih belajar untuk mandiri. Kita coba sama-sama, saling mengingatkan ketika mulai lemah. Bukan hanya untuk kemandirian sendiri, tapi juga agama kita. Juga Bangsa kita yang mulai berangsur goyah kemandiriannya.

Kabar baiknya, kita bebas memilih untuk mandiri atau tetap bergantung pada orang lain. Sahabat pilihan ada di tangan kita, maka saran saya pilihlah yang paling banyak manfaatnya bagi umat. :-)



#JustSharing
#Fighting
#EdisiMandiri



.

#YukIntropeksi

Orang 'mengosipkan' kita di belakang! Udah nyantai aja, syukuri, ternyata ada orang yang tanpa kita minta dan tanpa kita harapkan sebegitu perhatiannya sama kita. #YukIntropeksi

Orang meremehkan kemampuan kita! Gakpapa, kita bukti'in aja kalau kita bisa..#YukIntropeksi

Orang lain meragukan apa yang kita kerjakan! Tenang, nanti kalau kita sudah berhasil juga mreka yakin sendiri.. #YukIntropeksi



Biarlah orang lain berkata sesuka mereka, menjelek-jelekkan kita di depan orang lain. Tapi kita jangan sampai ngomongin kejelekan dia pula dibelakang. #YukIntropeksi

Karena kalau itu terjadi, lantas apa bedanya kita dengan mereka. #YukIntropeksi

Sahabat ku, kadang tak jarang kita lalai dengan apa yang kita katakan, apa yang kita kerjakan. Saya pun sama, sering kali ketelepasan berbuat salah. Itulah sebabnya saya ingin sekali menulis ini, agar ketika saya salah ada banyak orang yang akan mengingatkan saya.#YukIntropeksi

Sahabat, yuk kita perbaiki diri kita. Mari berlomba memantaskan diri dihadapan Allah. #YukIntropeksi





.
Diberdayakan oleh Blogger.

.

.

.

.

.